Pendidikan . 17/06/2026, 22:32 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Sementara itu, tunjangan guru ASN daerah mendapat porsi lebih besar, yaitu Rp 75,86 triliun.
“Usulan Kemendikdasmen kepada Bappenas dan Kementerian Keuangan adalah sebesar 169,83 triliun rupiah,” ujar Pak Mu’ti saat rapat kerja dengan Komisi X DPR.
Beliau menjelaskan, kebutuhan dana yang lebih besar ini muncul karena ingin mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.
Ada penyesuaian satuan biaya dasar BOSP dan pemenuhan kebutuhan tunjangan guru yang terus meningkat.
Peningkatan ini terjadi seiring penambahan jumlah sasaran guru ASN, guru yang tersertifikasi, serta penyelesaian kewajiban pembayaran *carry over* atau tunggakan.
“Oleh karena itu, pada dana alokasi khusus non-fisik bidang pendidikan juga diperlukan dukungan penambahan alokasi anggaran agar layanan pendidikan dan kesejahteraan guru dapat terjaga secara optimal,” pungkasnya.
Pertanyaannya sekarang, apakah tambahan anggaran fantastis ini akan disetujui dan bagaimana dampaknya terhadap nasib pendidikan kita ke depan?
Kita tunggu saja kabar selanjutnya, semoga semuanya demi kemajuan pendidikan Indonesia! (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media