Ekonomi . 25/06/2026, 21:44 WIB

Airlangga: Status Emerging Market dari MSCI Jadi Momentum Percepat Reformasi Pasar Modal

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Pemerintah menyambut positif keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang kembali mempertahankan Indonesia dalam kategori pasar berkembang atau Emerging Market. Keputusan tersebut dinilai menjadi dorongan penting untuk mempercepat agenda reformasi di sektor pasar modal nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan status yang tetap disandang Indonesia menunjukkan bahwa fundamental ekonomi nasional masih terjaga dengan baik dan aksesibilitas pasar keuangan Indonesia tetap mendapat kepercayaan dari investor global.

“Indonesia yang tetap berstatus Emerging Market menunjukkan fundamental ekonomi nasional dan aksesibilitas pasar Indonesia tetap kuat. Pemerintah menghargai masukan MSCI sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pasar modal,” kata Airlangga di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026.

Menurutnya, berbagai catatan dan masukan yang diberikan MSCI harus menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat daya saing pasar modal Indonesia. Pemerintah, kata dia, berkomitmen memastikan setiap kebijakan reformasi tidak berhenti pada tahap perencanaan, melainkan diwujudkan secara konsisten dalam praktik.

“Pemerintah menghargai masukan MSCI sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pasar modal,” tegasnya.

Airlangga menambahkan, keberhasilan reformasi pasar modal akan semakin kuat apabila didukung stabilitas ekonomi nasional dan kondisi makroekonomi yang tetap terkendali.

“Dengan implementasi reformasi yang konsisten, ditopang fundamental ekonomi yang kuat dan stabilitas makroekonomi yang terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menilai hasil Market Classification Review MSCI tahun ini menunjukkan adanya pengakuan terhadap berbagai langkah pembenahan yang dilakukan regulator dan pelaku pasar di Indonesia.

Menurut Hasan, MSCI memberikan penilaian positif terhadap sejumlah program reformasi yang dijalankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia. Berbagai upaya peningkatan transparansi dan akses informasi pasar dinilai telah memberikan dampak yang terlihat dalam proses evaluasi lembaga tersebut.

“Mereka telah memanfaatkan data yang semakin transparan yang dihasilkan dari reformasi pasar modal kita sebagai sumber baru dalam asesmen mereka. Catatan positif tersebut menggarisbawahi capaian pasar modal kita yang sudah diumumkan dalam MSCI Global Market Accessibility Review 2026,” ujar Hasan.

Ia menambahkan, pengakuan dari MSCI menjadi indikator bahwa kredibilitas dan daya tarik investasi pasar modal Indonesia terus mengalami penguatan. Kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor global sekaligus memperluas aliran modal ke pasar keuangan domestik.

Pemerintah dan regulator kini berupaya menjaga momentum tersebut melalui berbagai langkah lanjutan, termasuk memperkuat tata kelola pasar, meningkatkan transparansi, serta menciptakan ekosistem investasi yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com