Politik . 13/08/2026, 17:19 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memperingatkan partai politik yang dinilai tidak serius dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.
Andi Gani bahkan menyatakan siap mengungkap ke publik nama-nama partai yang dianggap memiliki komitmen maupun yang tidak menunjukkan keberpihakan terhadap kepentingan pekerja.
"Saya berharap kami koalisi besar mencatat partai-partai yang serius atau tidak serius membahas undang-undang ini. Dan kami akan umumkan ke publik partai yang punya keberpihakan dan yang sama sekali tidak punya keberpihakan, supaya masyarakat tahu dan tidak ada dusta di antara kita," kata Andi Gani saat rapat bersama pimpinan DPR RI, Kamis, 13 Agustus 2026.
Menurut Andi Gani, pihaknya menemukan adanya partai yang hingga kini bahkan belum memiliki draf RUU Ketenagakerjaan.
"Jadi kita akan umumkan nanti, ada partai yang begitu bersemangat punya bahan lengkap, ada partai bahkan sampai hari ini tidak punya draf apa pun," ujar dia.
Ia menegaskan serikat pekerja memiliki catatan mengenai tingkat keseriusan masing-masing partai dalam pembahasan regulasi tersebut.
"Kami tahu persis, kami ada catatannya dan kami akan buka pada saatnya nanti partai yang serius ataupun tidak serius, karena ini menyangkut masalah hajat hidup orang banyak," lanjut dia.
Di sisi lain, Andi Gani mengapresiasi kesepakatan bersama antara pemerintah, DPR, pengusaha yang tergabung dalam Apindo, serta serikat pekerja untuk membahas aturan ketenagakerjaan.
Ia berharap komitmen bersama tersebut dapat mempercepat proses pembahasan hingga regulasi baru bisa diselesaikan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan.
"Ketika Apindo, pemerintah, DPR, serikat buruh sudah memiliki satu komitmen yang sama, insyaallah mudah-mudahan undang-undang ini bisa kita wujudkan sebelum batas waktunya," tutur Andi Gani.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media