Internasional . 20/08/2026, 09:16 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Dalam beberapa hari terakhir, Trump memang kembali mendorong peningkatan tekanan ekonomi terhadap Iran.
Sebelumnya, Trump mengatakan pemerintah AS mengambil sikap yang lebih berhati-hati dalam menghadapi kondisi Iran.
"Kami hanya mengawasi Iran dengan inflasi mereka yang sangat tinggi dan fakta bahwa mereka tidak punya uang," ujar Trump.
Selat Hormuz Jadi Titik Ketegangan
Ancaman terbaru Trump muncul ketika pembicaraan antara Washington dan Teheran mengenai Selat Hormuz belum menghasilkan perkembangan berarti.
Iran dan AS sama-sama mengklaim kepentingan serta kendali atas jalur perairan strategis tersebut. Kedua pihak juga mengajukan tuntutan yang berpotensi sulit diterima oleh pihak lainnya.
Selat Hormuz memiliki posisi penting bagi perdagangan energi global. Jalur tersebut menjadi salah satu rute utama pengiriman minyak dan gas dunia, dengan sekitar seperlima komoditas energi global disebut melewati kawasan tersebut.
Kondisi itu membuat setiap langkah baru AS terhadap Iran berpotensi menimbulkan dampak lebih luas terhadap perdagangan dan perekonomian global.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media