Nasional . 21/08/2026, 20:39 WIB

Bandara Nabire Batalkan 2 Penerbangan, Jarak Pandang di Bawah 70 Meter Gegara Asap Karhutla

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu operasional Bandara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, pada Jumat, 20 Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat jarak pandang turun hingga di bawah 70 meter sehingga pihak bandara membatalkan dua penerbangan demi keselamatan penerbangan.

Plt Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Douw Aturure Nabire Alrido Simanjuntak mengatakan dua penerbangan yang terdampak yakni Nam Air rute Nabire-Makassar dan Wings Air rute Timika-Nabire.

"Jarak pandang tadi sudah kabur di bawah 70 meter, padahal jarak pandang untuk penerbangan seharusnya 5 kilometer. Karena kondisi tersebut, ada dua penerbangan yang terdampak akibat asap ini," katanya.

Dua Penerbangan Terdampak Asap Karhutla

Nam Air yang seharusnya berangkat dari Nabire menuju Makassar sekitar pukul 15.30 WIT batal terbang. Sementara itu, Wings Air dari Timika menuju Nabire yang dijadwalkan tiba sekitar pukul 16.00 WIT juga terdampak akibat kondisi jarak pandang yang memburuk.

Alrido mengatakan kondisi tersebut membuat Bandara Douw Aturure menutup operasional sekitar pukul 15.30 WIT. Pihak bandara mengambil langkah tersebut untuk mengutamakan keselamatan penerbangan, penumpang, dan awak pesawat.

Setelah lebih dari satu jam, jarak pandang mulai membaik hingga sekitar 100 meter. Namun, kondisi tersebut masih belum cukup untuk memastikan penerbangan kembali beroperasi secara normal.

"Untuk besok saya belum bisa memastikan. Petugas pemadam masih berusaha menjaga agar api tidak meluas ke area bandara," ujarnya.

Asap Berasal dari Kebakaran Lahan Warga

Alrido menjelaskan asap berasal dari kebakaran lahan milik warga di sekitar kawasan bandara. Titik kebakaran berada sekitar 70 meter dari pagar perimeter bandara, sedangkan asap masuk hingga ke area bandara.

"Kalau apinya tidak masuk karena teman-teman dari unit pemadam kebakaran berusaha menjaga api agar tidak masuk ke daerah runway. Asapnya yang masuk," katanya.

Untuk mencegah api merambat ke kawasan bandara, petugas pemadam kebakaran terus melakukan penyemprotan air pada tumbuhan di sepanjang pagar perimeter. Upaya tersebut dilakukan agar api tidak mencapai area dalam bandara, terutama wilayah sekitar runway.

Sebelum kondisi memburuk, pihak bandara juga telah mengimbau masyarakat melalui kepala desa, lurah, serta tempat ibadah agar tidak melakukan pembakaran lahan.

Penerbangan Pagi hingga Siang Tetap Aman

Alrido mengatakan aktivitas penerbangan dari pagi hingga siang hari masih berlangsung aman. Gangguan baru terjadi pada penerbangan sore ketika asap kebakaran menurunkan jarak pandang secara signifikan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com