Hukum dan Kriminal . 21/08/2026, 16:46 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung di wilayah Purwokerto dan Jakarta.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, 12 orang diamankan di Purwokerto, sedangkan dua lainnya ditangkap di Jakarta. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan awal untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki.
"Terhadap 2 orang yang diamankan di Jakarta langsung dilakukan permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK," kata Budi kepada Wartawan, Jumat, 21 Agustus 2026.
Sementara itu, 12 orang yang diamankan di wilayah Purwokerto menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas.
Dari jumlah tersebut, tujuh orang kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik KPK.
"Kemudian dari 12 orang yang diamankan di wilayah Purwokerto tersebut, 7 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.
Dengan demikian, terdapat sembilan orang yang saat ini menjalani pemeriksaan secara intensif di Jakarta. Budi menyebut, sejumlah pejabat perguruan tinggi termasuk dalam kelompok yang diperiksa.
"Di mana dari 9 orang itu di antaranya adalah Rektor, dua Wakil Rektor, dan juga pihak-pihak lainnya," jelas Budi.
KPK Amankan Uang Ratusan Juta
Dalam rangkaian penyelidikan tertutup tersebut, KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya berupa uang tunai dalam pecahan rupiah dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.
Budi menegaskan barang bukti tersebut masih akan didalami untuk mengetahui kaitannya dengan dugaan perkara yang sedang ditangani.
"Tentu barang bukti ini nanti akan terus didalami, masih di tahap penyelidikan, dan siang ini dijadwalkan untuk gelar perkara," terangnya.
KPK saat ini masih berada pada tahap penyelidikan. Karena itu, belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut.
Dugaan Korupsi di Seleksi Mahasiswa Baru
Budi menyayangkan adanya dugaan praktik korupsi di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, institusi pendidikan semestinya menjadi ruang untuk membangun intelektualitas sekaligus menanamkan nilai dan karakter.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media