Internasional . 05/09/2026, 23:04 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Hubungan AS dan Iran Masih Memanas
Sindiran Iran tersebut muncul ketika hubungan Washington dan Teheran berada dalam situasi yang sangat tegang akibat konflik terbuka.
Dalam laporan yang menjadi dasar informasi ini, Amerika Serikat disebut bergabung dengan Israel dalam serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, sejumlah pejabat senior militer, serta ratusan warga sipil.
Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan menggunakan rudal dan drone terhadap sejumlah sasaran di kawasan Teluk.
Teheran juga meningkatkan tekanan di kawasan Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan energi paling penting di dunia.
Perkembangan tersebut membuat konflik Iran-Israel dan keterlibatan Amerika Serikat berpotensi memiliki dampak yang jauh lebih luas, terutama terhadap keamanan kawasan dan jalur perdagangan internasional. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media