Politik . 14/09/2026, 15:17 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Presiden RI Prabowo Subianto baru kembali ke Jakarta setelah menghadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi. Beberapa jam setelah kepulangannya, sejumlah pejabat terlihat mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 14 September 2026.
Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali menguat. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menjadi salah satu pejabat yang terlihat datang ke Istana. Ia hadir dengan mengenakan jas lengkap dan dasi berwarna biru.
Ketika ditanya mengenai agenda kedatangannya, Pratikno tidak memberikan penjelasan panjang. Ia mengatakan dirinya datang karena mendapat undangan yang berkaitan dengan pelantikan.
"Undangan terkait pelantikan. Kita tunggu saja, undangan sudah diterima, makanya langsung hadir," kata Pratikno.
Selain Pratikno, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara turut merapat ke Istana Kepresidenan pada Senin. Kedatangan kedua pejabat tersebut berlangsung saat kabar mengenai kocok ulang kabinet kembali menjadi perhatian.
Namun, belum ada keterangan resmi dari Istana mengenai agenda kedatangan Pratikno maupun Suahasil Nazara.
Sementara itu, kedatangan para pejabat tersebut terjadi setelah Prabowo kembali dari agenda luar negeri. Presiden tiba di Tanah Air pada Senin dini hari setelah menyelesaikan kunjungan kerja di New Delhi untuk menghadiri KTT BRICS 2026.
Pesawat yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 00.08 WIB.
Sejumlah pejabat menyambut kedatangan Presiden, yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala BIN Muhammad Herindra.
Prabowo mengikuti KTT BRICS 2026 sebagai anggota penuh dalam kunjungan kerjanya di New Delhi pada 12-13 September 2026.
Dalam forum tersebut, Prabowo menyampaikan pentingnya kebersamaan negara-negara BRICS untuk memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media