Nasional . 04/11/2026, 15:16 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perubahan di lingkaran Istana. Kali ini, Prabowo menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Rabu, 4 November 2026.
Ariyo bukan sosok baru di lingkungan pemerintahan maupun Istana Kepresidenan. Perwira tinggi TNI dengan pangkat jenderal bintang tiga tersebut sudah memiliki pengalaman panjang, mulai dari lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) hingga menduduki posisi strategis sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres).
Lantas, seperti apa profil Ariyo Windutomo? Bagaimana perjalanan pendidikan dan kariernya hingga mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi Plt KSP? Berikut ulasannya.
Ariyo Windutomo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1996. Ia satu angkatan dengan Mayjen TNI Deddy Suryadi yang kini menjabat Pangdam IV/Diponegoro.
Tak hanya mengenyam pendidikan militer, Ariyo juga melanjutkan studi ke jenjang magister. Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), ia mengambil program studi Manajemen Pertahanan di Universitas Pertahanan (Unhan).
Ariyo tercatat mulai kuliah pada 1 April 2010 dan berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan gelar MSi (Han).
Sebelum masuk lingkungan Istana, Ariyo lebih dahulu berkarier di Kementerian Pertahanan.
Ia pernah menduduki sejumlah posisi, mulai dari Analis Madya Biro Kepegawaian hingga Kepala Bagian (Kabag) Kepegawaian Kemhan.
Kariernya terus menanjak. Pada 2022, Ariyo mendapat promosi menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) atau jenderal bintang satu ketika menjabat Kepala Biro Umum (Karoum) Setjen Kemhan.
Sejak 2024, Ariyo mengemban jabatan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres). Saat itu, ia sudah menyandang pangkat Letnan Jenderal atau jenderal bintang tiga.
Kini, Prabowo menunjuknya sebagai Plt KSP, menambah daftar jabatan strategis yang pernah ia emban.
Selain berkarier di lingkungan kementerian dan Istana, Ariyo juga memiliki pengalaman penugasan teritorial.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media