Nasional . 04/11/2026, 17:28 WIB

TNI Jelaskan Rencana Pengerahan 20.980 Prajurit untuk Pengamanan Jakarta

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menanggapi rencana pengerahan 20.980 personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk memperkuat pengamanan wilayah DKI Jakarta pada November 2026. Menurutnya, pengerahan pasukan merupakan bagian dari kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi.

"Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan," kata Nas saat dihubungi, Rabu, 4 November 2026.

Ia menjelaskan, kesiapan personel menjadi tuntutan bagi TNI agar dapat menjalankan tugas kapan pun dibutuhkan.

"Karena TNI dituntut senantiasa siap siaga setiap saat," ungkapnya.

Sebelumnya, informasi mengenai rencana penyiagaan 20.980 personel TNI AL beredar dalam sebuah dokumen yang dibagikan melalui sejumlah grup WhatsApp. Dokumen tersebut memuat skema penguatan pengamanan ibu kota yang disusun dalam empat tahap untuk mengantisipasi perkembangan situasi keamanan.

Rencana itu merinci jumlah personel, asal satuan, waktu pergeseran, serta status kesiapan pasukan. Dari keseluruhan tahapan, jumlah personel terbanyak ditempatkan pada tahap keempat, yakni sebanyak 13.140 prajurit yang disiapkan dalam posisi siaga dan menunggu perintah untuk bergerak.

Personel pada tahap tersebut berasal dari sejumlah satuan, antara lain 4.430 personel Mabesal di Cilangkap dan 4.410 prajurit Korps Marinir yang berada di wilayah Jakarta.

Selain itu, kekuatan yang disiapkan mencakup personel Koarmada RI, Koarmada I, Pushidrosal, Kodaeral III, Puspomal, Kolinlamil, Seskoal, Lanudal Jakarta, RSAL Dr. Mintohardjo, hingga Ladokgi REM.

Tahap pertama dalam rencana tersebut dijadwalkan mulai 2 November 2026 dengan melibatkan 2.100 personel dari satuan yang telah berada di Jakarta. Mereka berasal dari Korps Marinir, Koarmada I, Kodaeral III, dan Kolinlamil.

Penempatan pasukan tahap awal direncanakan menggunakan skema bantuan kendali operasi (BKO), terutama untuk mendukung pengamanan di bawah Kodam Jaya.

Selanjutnya, tahap kedua mencakup penyiapan 3.500 personel dari berbagai satuan di luar Jakarta. Berdasarkan dokumen yang beredar, sebagian pasukan akan diberangkatkan menuju ibu kota menggunakan kapal perang TNI AL, yakni KRI Makassar dan KRI dr. Soeharso, pada 3–4 November 2026.

Personel tersebut berasal dari Koarmada II, Kodaeral V, Pasmar 2, Satlinlamil 2, serta sejumlah satuan dan pangkalan TNI AL lainnya.

Adapun pada tahap ketiga, rencana pergeseran melibatkan 2.240 personel melalui jalur darat dengan menggunakan bus dan truk. Pasukan itu berasal dari Koarmada II, Pasmar 2, Puspenerbal, Akademi Angkatan Laut (AAL), Kodiklatal, serta sejumlah pangkalan TNI AL di berbagai daerah.

Jika seluruh tahapan dilaksanakan sesuai dokumen tersebut, total personel yang disiapkan untuk memperkuat pengamanan wilayah DKI Jakarta mencapai 20.980 prajurit.

Anisha Aprilia/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com