Nasional . 05/11/2026, 22:38 WIB

Bantu Atasi Karhutla Kaltim, Australia Kirim Pesawat C-130 dan 20 Ahli Pemadam

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Kalimantan Timur menjadi lokasi penempatan bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pemerintah Australia pada 6–12 November 2026. Dukungan tersebut mencakup dua pesawat dan 20 personel yang memiliki keahlian dalam penanganan kebakaran.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan, penentuan lokasi bantuan merupakan hasil koordinasi serta asesmen teknis antara Indonesia dan Australia. Berdasarkan pengamatan BNPB, Kalimantan Timur masih membutuhkan dukungan penanganan karhutla dan menempati posisi kedua setelah Kalimantan Tengah.

Tim teknis dari kedua negara terlebih dahulu membahas wilayah yang membutuhkan bantuan sebelum memutuskan pengerahan pesawat Australia ke Kalimantan Timur.

Pemerintah Indonesia melalui BNPB pun resmi memulai operasi bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Australia tersebut. Kristomei menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan negara sahabat itu.

"Sekali lagi, kami berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan dan tentunya ini adalah simbol persahabatan antara 2 negara, 2 sahabat yang saling berdekatan. Seperti yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, sahabat yang baik adalah membantu pada saat-saat yang sulit," ujar Kristomei, Kamis, 5 November 2026.

Australia Kerahkan C-130 dan Pesawat Pemandu

Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier menjelaskan, bantuan tersebut terdiri atas pesawat C-130 Large Air Tanker milik New South Wales (NSW) Rural Fire Service Australia serta pesawat pemandu Cessna Citation.

Kedua pesawat itu akan mendukung operasi pemadaman karhutla di Kalimantan Timur. Rod menyebut pengerahan bantuan tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama erat antara kedua negara.

"Pengerahan bantuan ini dimungkinkan berkat kerja sama erat antara Australia dan Indonesia dan sepenuhnya kami mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam menangani kebakaran tersebut," kata Rod Brazier kepada wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Rod juga menjelaskan kemampuan pesawat Large Air Tanker dalam mendukung operasi pemadaman. Pesawat tersebut mampu menjatuhkan hingga 15.000 liter air dalam setiap sorti penerbangan, dengan perkiraan mencapai enam sorti setiap hari.

Bantuan Lanjutan dari Hubungan Persahabatan Indonesia-Australia

Rod Brazier mengatakan, pengerahan bantuan pemadaman karhutla ini menindaklanjuti pembahasan antara Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia Dudung Abdurachman dengan Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke. Keduanya membahas kemungkinan dukungan Australia untuk membantu Pemerintah Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Rod, kerja sama tersebut juga mencerminkan hubungan persahabatan kedua negara yang telah berlangsung lama, termasuk dalam saling membantu ketika menghadapi bencana.

Ia mengingatkan bahwa Australia pernah menerima bantuan dari Indonesia pada 2020. Saat itu, personel BNPB dan TNI membantu Australia ketika negara tersebut menghadapi kebakaran hutan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com