Hukum dan Kriminal . 07/11/2026, 06:18 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Politikus Partai Demokrat Benny Karman mendesak Mabes Polri menjaga independensi dalam menangani kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Dia meminta proses hukum berjalan tanpa intervensi pihak mana pun dan seluruh pihak yang terlibat diproses secara adil.
Menurut Benny, pengusutan perkara tersebut tidak boleh berhenti pada penetapan sejumlah tersangka. Aparat penegak hukum juga harus mengungkap pihak-pihak yang menjadi sasaran penyadapan, termasuk motif dan tujuan di balik tindakan tersebut.
Benny menilai keterbukaan informasi menjadi hal penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana kasus penyadapan itu berlangsung.
"Lebih bagus lagi jika diumumkan secara terbuka nama-nama pejabat tinggi, politisi, Aktivis NGO dan pimpinan partai politik yang disadap," tulis Benny dalam pernyataannya.
Dia juga meminta penyidik menelusuri alur informasi hasil penyadapan. Menurut Benny, penting untuk mengetahui siapa yang memerintahkan atau melakukan penyadapan, apa kepentingannya, hingga kepada siapa hasil penyadapan tersebut disampaikan.
"Selidiki motif mereka apa, tujuan penyadapan untuk apa dan kepada siapa hasil penyadapan dilaporkan. Rakyat punya hak untuk tahu," tegasnya.
Benny turut mengingatkan agar penanganan perkara tidak dilakukan secara tebang pilih. Dia meminta seluruh pihak yang terbukti terlibat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum.
Dalam pandangannya, dugaan penyadapan tersebut bukan tindak pidana biasa. Benny bahkan menilai perkara itu berpotensi berkaitan dengan kepentingan politik dan perebutan kekuasaan.
"Hukum juga pelaku anggota komplotan ini dengan hukuman seberat-beratnya. Ini bukan kejahatan biasa, ini kejahatan luar biasa," tulisnya.
Lebih jauh, Benny menyebut dugaan penyadapan itu perlu dilihat sebagai persoalan serius karena diduga memiliki dimensi politik.
"Ini bukan penyadapan biasa tapi penyadapan politik, besar kemungkinan untuk tujuan merebut kekuasaan," lanjut Benny.
Karena itu, dia mendesak Mabes Polri mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, profesional, dan transparan. Pengungkapan kasus diharapkan tidak hanya menjelaskan siapa saja pelakunya, tetapi juga membongkar motif serta pihak yang diduga berada di balik praktik penyadapan tersebut. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media