Laptop Murahan, Korupsi Triliunan: Skandal Chromebook Kemendikbudristek

news.fin.co.id - 07/07/2025, 14:12 WIB

Laptop Murahan, Korupsi Triliunan: Skandal Chromebook Kemendikbudristek

Ilustrasi Chromebook (Pixabay)

Google: Diperiksa karena diduga dan dicurigai memengaruhi spesifikasi OS Chrome OS lewat lobi-lobi intensif.

Vendor Laptop: PT Zyrex, Axioo, Advan, Evercoss, dan TSMID diduga dapat proyek tanpa lelang transparan.

4. Pejabat/Staf Internal yang Diduga Terlibat

Nadiem Makarim: Sebagai pengguna anggaran, ia tak bisa lepas dari tanggung jawab.

Fiona Handayani (Stafsus Nadiem): Diduga jadi "penghubung" dengan vendor.

PPK Kemendikbud: Menyetujui kontrak tanpa kajian mendalam.

5. Dana BOS & DAK yang Disalahgunakan

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan DAK Fisik dialihkan untuk proyek ini, meski melanggar Perpres No. 123/2020. Padahal, seharusnya dana itu untuk rehab sekolah dan tunjangan guru.

Hingga berita ini diturunkan pihak-pihak yang diduga terlibat belum bersedia berkomentar.  

Tim redaksi Disway sudah berusaha mengonfirmasi siapa yang memberi perintah untuk mengubah spesifikasi laptop yang awalnya Windows menjadi unit Chromebook kepada Humas Kemendikbudristek. Namun Disway.id justru seperti dipingpong.  

Awalnya, Disway menghubungi pejabat Humas Kemdiktisaintek Nita Nurita (08121970XXXX). Dengan alasan bukan kewenangannya, dia mengalihkan kepada staf Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Arif Budiman (08522033XXXX). 

Saat Arif Budiman dihubungi, Disway kembali diminta membuat surat permohonan wawancara. Selanjutnya, direkomendasikan ke Sespri di Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) bernama Agnez Susan Christy melalui nomor 08778177XXXX. 

Surat sudah dikirimkan. Namun, hingga berita ini diturunkan Disway belum memperoleh respon lebih lanjut.

Di sisi lain, Disway juga sudah mencoba menghubungi Strategic Partner Manager Chrome OS Indonesia dari Google, Ganis Samoedra Murharyono terkait pemeriksaannya oleh Kejagung. 

Disway pun coba menggali informasi kepada Ganis di nomor 0811811XXXX. Namun, lagi-lagi yang bersangkutan tidak meresponsnya.

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID