Husnan yang juga calon ketua umum PPP, menilai Muktamar X gagal memberi ruang adil bagi kader tampil sebagai kandidat. Ia menyerukan agar momentum ini dijadikan titik balik kebangkitan partai.
“Tragedi muktamar yang mencoreng wajah PPP ini menjadi pelajaran. Saya, sebagai bagian dari elemen fusi, meminta maaf kepada rakyat, khususnya umat Islam dan para pemilih PPP. Kita harus menyelamatkan PPP dari politik tak terpuji yang menjauhkan partai dari prinsip moral Islam,” tegas Husnan.