Dukungan untuk Transparansi dan Tolak Beban APBN
Meskipun biaya Whoosh per kilometer (Rp780 miliar) disebut masih lebih rendah dibandingkan proyek MRT Jakarta (Rp1,1 triliun per kilometer), Mahfud MD tetap mendukung penuh langkah penyelidikan KPK terhadap dugaan mark up tersebut. Transparansi mutlak diperlukan agar publik mendapatkan kejelasan soal penggunaan dana proyek strategis ini.
Selain itu, Mahfud juga mendukung sikap berani Menteri Keuangan Purbaya yang menolak beban utang proyek Whoosh ditanggung melalui APBN. Ia mendesak pemerintah mengambil kebijakan progresif untuk menekan agar beban utang proyek tidak terus meningkat. KPK berharap semua pihak kooperatif dalam penyelidikan ini, demi membongkar tuntas skandal 'akali tanah negara' dan mark up fantastis yang merugikan keuangan negara. - Ayu Novita/Disway -