3. Radius 8 km dari kawah dilarang total
Ini berkaitan dengan ancaman lontaran batu pijar dan material vulkanik. Area ini sangat berbahaya karena batu pijar bisa melayang dalam jarak yang tidak terduga.
Ancaman Lahar dan Awan Panas Masih Tinggi
Saat intensitas hujan sedang meningkat, risiko lahar dari puncak Semeru makin besar. Material erupsi yang bercampur air hujan dapat berubah menjadi aliran lahar yang menghantam pemukiman dan jembatan. Selain itu, potensi awan panas guguran masih tinggi, terutama pada malam hingga dini hari.
Karena itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai wajib meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca berubah mendung atau hujan turun. Kondisi permukaan sungai juga harus dipantau karena debitnya bisa meningkat tiba-tiba akibat aliran material dari atas.
Dengan rentetan erupsi yang terjadi dalam waktu singkat, aktivitas vulkanik Gunung Semeru jelas belum stabil. Meskipun warga sudah terbiasa hidup berdampingan dengan gunung berapi, situasi kali ini memerlukan kewaspadaan ekstra. (ANT)