Banjir Bawa Kayu Gelondongan di Sumatera, Bareskrim Langsung Gelar Penyelidikan Besar-Besaran!

news.fin.co.id - 02/12/2025, 17:31 WIB

Banjir Bawa Kayu Gelondongan di Sumatera, Bareskrim Langsung Gelar Penyelidikan Besar-Besaran!

Warga mengamati sampah kayu gelondongan pascabanjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). Sampah kayu gelondongan tersebut menumpuk di pemukiman warga dan sungai pascabanjir bandang pada Selasa (25/11/2025). ANTARA FOTO/Yudi Manar

Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah Sumut–Sumbar–Aceh memang mengalami beberapa bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan longsor. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa hilangnya tutupan hutan berperan dalam parahnya dampak banjir.

Warganet juga menyoroti kemungkinan bahwa kayu-kayu tersebut berasal dari:

  • Aktivitas penebangan liar

  • Pengolahan kayu tanpa izin

  • Pembukaan lahan secara ilegal

  • Penebangan untuk proyek tertentu di kawasan pegunungan

Meski begitu, semua dugaan tersebut masih perlu pembuktian lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Advertisement

Dalam penyelidikan kasus kayu gelondongan yang terbawa banjir ini, Dirtipidter Bareskrim Polri diperkirakan akan melakukan beberapa langkah berikut:

1. Pemeriksaan Lokasi Asal Dugaan Arus Banjir

Tim penyidik diprediksi akan menelusuri dari mana arus banjir tersebut datang dan apakah di titik sumber terdapat aktivitas pembalakan.

2. Analisis Jenis Kayu dan Rantai Distribusi

Kayu gelondongan besar biasanya memiliki ciri khas tertentu. Dari jenis kayu, ukuran, hingga cara pemotongan, penyidik bisa menelusuri kemungkinan sumber aktivitas penebangan.

3. Pemanggilan Saksi dan Pihak terkait

Mulai dari warga sekitar, pemilik kebun, hingga perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut bisa dimintai keterangan.

4. Pemetaan titik-titik rawan pembalakan liar

Sumatera dikenal sebagai wilayah dengan banyak area rawan illegal logging. Data ini akan menjadi referensi bagi penyelidikan.

Aktivis lingkungan dan pengamat kehutanan meminta pemerintah untuk lebih transparan dalam menangani kasus yang viral ini. Mereka menilai fenomena banjir yang membawa kayu gelondongan bukanlah kejadian biasa.

Banyak pihak mendorong adanya:

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID