Gak Becanda! Menkeu Purbaya Ultimatum Bea Cukai, Diberi Waktu 1 Tahun, Gagal Berbenah Siap Dibekukan!

news.fin.co.id - 02/12/2025, 18:54 WIB

Gak Becanda! Menkeu Purbaya Ultimatum Bea Cukai, Diberi Waktu 1 Tahun, Gagal Berbenah Siap Dibekukan!

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: ANTARA/Bayu Saputra

“Produksi dalam negeri tinggi, tapi impor baja tetap masuk. Perusahaan konstruksi banyak yang merumahkan karyawan,” keluhnya.

Budi bahkan mengatakan bahwa pada Oktober 2025 lalu, seribu pekerja konstruksi baja melakukan aksi protes di depan kantor Bea Cukai Rawamangun, Jakarta.

Ia mencontohkan situasi di perusahaannya, PT Artha Mas Graha Andalan, yang terpaksa merumahkan hampir seluruh juru las.

Advertisement

“Dari 1.000 juru las, sekarang tinggal 70 orang,” ungkapnya.

Budi mengakui sebenarnya keluhan itu bukan domain langsung Menkeu. Namun karena Bea Cukai berada di bawah Kemenkeu, ia meminta Purbaya turun tangan memperketat pengawasan.

“Mestinya barang yang bisa dibuat dalam negeri jangan boleh masuk, Pak. Karena kami tukang las dalam negeri yang mengerjakan.”

Masalah benang kusut impor baja ini pun direspons cepat oleh Purbaya.

Purbaya berjanji tak akan hanya mengandalkan laporan internal yang sering kali tidak menggambarkan keadaan sebenarnya.

“Kalau saya tanya anak buah saya, bagus terus. Saya tanya Bea Cukai ada impor baja? ‘Enggak ada Pak.’ Nah, itu jawaban formal.”

Ia memastikan akan turun langsung ke lapangan, mempelajari alur impor, dan mencari tahu di mana celah masalah sebenarnya terjadi.

Langkah ini menjadi bagian dari evaluasi besar-besaran yang akan menentukan apakah Bea Cukai layak tetap berdiri atau justru dibekukan.

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID