“Korban hilang yang masih dalam proses pencarian hari ini berkurang 6 nama, menjadi 200 orang. Aceh 31, Sumut 79, dan Sumbar 90 jiwa,” ungkap Muhari.
Proses pencarian terkendala oleh cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat, kondisi medan yang berat, serta potensi longsor susulan di sejumlah titik.
Lebih dari 600 Ribu Warga Mengungsi
Dampak bencana ini juga memaksa ratusan ribu warga meninggalkan rumah mereka. BNPB mencatat total 606.040 jiwa saat ini berada di pengungsian yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota terdampak.
Para pengungsi membutuhkan bantuan mendesak, mulai dari logistik makanan, air bersih, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
BNPB Imbau Warga Tetap Waspada
BNPB mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir dan longsor untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut.
Pemerintah daerah diminta terus memperkuat sistem peringatan dini dan mempercepat penanganan darurat di lapangan.
Bencana banjir dan longsor kali ini menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir di Sumatera, sekaligus pengingat pentingnya mitigasi bencana dan kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim yang kian ekstrem.