AS Ejek Sistem Pertahanan Rusia di Venezuela Usai Operasi Penangkapan Maduro: Nyaris Tanpa Perlawanan!

news.fin.co.id - 07/01/2026, 15:15 WIB

AS Ejek Sistem Pertahanan Rusia di Venezuela Usai Operasi Penangkapan Maduro: Nyaris Tanpa Perlawanan!

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro digiring menuju Pengadilan Tinggi New York, Amerika Serikat pada Senin, 5 Januari 2026--Getty Image

Langkah militer AS tersebut memicu respons internasional yang beragam dan kontroversial.

Banyak negara mengecam operasi itu sebagai pelanggaran hukum internasional dan kedaulatan nasional Venezuela, sementara sebagian lain memberi dukungan terhadap langkah AS sebagai upaya menegakkan supremasi hukum dan merespons ancaman narkotika global.

Rusia, khususnya, menolak keras komentar Hegseth dan operasi militer AS, menyatakan bahwa tindakan tersebut melemahkan stabilitas regional dan melanggar prinsip-prinsip hukum internasional.

Menteri Luar Negeri Venezuela juga mengecam agresi tersebut melalui saluran resmi, menegaskan penolakan keras atas serangan itu.

Advertisement

Di tingkat domestik AS, komentar Hegseth mendapat perhatian publik dan politisi, dengan sebagian pihak memuji efektivitas militer AS, sementara yang lain mempertanyakan dampak hukum serta strategi jangka panjang dari operasi semacam itu.

Pasca operasi, kondisi di Venezuela tetap tegang. Kelompok milisi pro-pemerintah dilaporkan berpatroli di jalan-jalan Caracas, dan pemerintah sementara yang dipimpin oleh Delcy Rodríguez menghadapi tantangan serius dalam menjaga stabilitas dalam negeri.

Selain itu, kabar terbaru menyebutkan bahwa puluhan aparat keamanan Venezuela dan sejumlah warga sipil tewas dalam operasi militer tersebut, yang menunjukkan bahwa meskipun pasukan AS tidak mengalami korban jiwa besar, dampak di pihak lokal sangat signifikan dan memicu kecaman dari berbagai pihak internasional.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana - FIN.CO.ID