Bukan 'Super Flu', Menkes Budi Gunadi Justru Waspadai Penyakit Ini di Pengungsian!

news.fin.co.id - 07/01/2026, 22:29 WIB

Bukan 'Super Flu', Menkes Budi Gunadi Justru Waspadai Penyakit Ini di Pengungsian!

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi.

fin.co.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kekhawatiran serius bukan pada isu "Super Flu" yang sedang ramai dibicarakan, melainkan pada ancaman penyakit campak yang berpotensi meledak di lokasi pengungsian bencana di Aceh.

Intisari :

  • Penyakit campak menjadi perhatian utama Menkes di lokasi pengungsian, bukan "Super Flu".
  • Kondisi pengungsian yang padat memperbesar risiko penyebaran campak, terutama pada anak-anak.
  • Pemerintah telah meluncurkan program imunisasi khusus untuk mencegah kejadian luar biasa campak.

Ancaman Nyata di Titik Pengungsian: Campak Lebih Mengkhawatirkan dari 'Super Flu'

Advertisement

Di tengah isu merebaknya varian baru influenza yang kerap disebut "Super Flu", Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin justru menyoroti ancaman kesehatan yang lebih mendesak dan berpotensi mematikan di lokasi pengungsian bencana di Aceh.

Penegasan ini datang langsung dari Menkes Budi dalam wawancara yang digelar di kantor BNPB, Jakarta Pusat, pada Rabu, 7 Januari 2026.

Ia secara tegas menyatakan bahwa prioritas utama tim kesehatan saat ini adalah pencegahan penyebaran penyakit campak.

"Menularkan penyakit yang kita amati dengan sangat dekat, itu yang paling kita takuti adalah campak," ungkap Menkes Budi dengan nada prihatin.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas situasi darurat yang dihadapi ribuan warga yang terpaksa berlindung di tenda-tenda darurat.

Kepadatan luar biasa di area pengungsian menjadi lahan subur bagi penyebaran penyakit menular.

Pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan, gencar melakukan pemantauan ketat untuk mengantisipasi lonjakan kasus campak di wilayah yang terdampak bencana.

Mengapa Campak Jadi Musuh Utama di Tengah Bencana?

Keputusan pemerintah untuk lebih mewaspadai campak dibandingkan ancaman "Super Flu" didasarkan pada fakta ilmiah dan data medis yang ada.

Advertisement

Menkes Budi mengingatkan kembali publik tentang pengalaman pahit pandemi COVID-19, terutama terkait kemampuan virus dalam menyebarkan infeksi.

Secara statistik, kemampuan satu individu yang terinfeksi campak untuk menularkan virus kepada orang lain ternyata jauh melampaui virus corona maupun influenza biasa.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID