Cuma Ada Satu di Asia Tenggara! Jurusan Ini Bisa Dipilih di SNBP 2026, Gajinya Tembus Rp100 Juta
Jurusan Astronomi di Indonesia hanya ada di Institut Teknologi Bandung (ITB). Bahkan, jurusan ini juga menjadi satu-satunya program studi Astronomi di Asia Tenggara.
Selain itu, tersedia berbagai mata kuliah pilihan terapan yang relevan dengan kebutuhan zaman, seperti:
-
Statistika dan Data Mining (berorientasi pada data dan AI)
-
Lintasan Satelit (astronautika)
-
Pengantar Instrumentasi Astronomi
-
Sistem Kalender, yang aplikatif untuk penentuan hilal dan awal bulan Hijriah
Selama kuliah, mahasiswa juga dibekali keterampilan laboratorium serta etika kerja ilmiah yang kuat.
Baca Juga
Salah satu alasan Jurusan Astronomi begitu diminati adalah prospek kerja yang luas dan gaji yang menjanjikan, baik di dalam maupun luar negeri.
Berikut gambaran rentang gaji prospek kerja lulusan Astronomi:
1. Bidang Penelitian
Baca Juga
Lulusan Astronomi banyak berkiprah sebagai peneliti di:
-
BRIN
-
BMKG
-
Observatorium internasional seperti NARIT dan STScI
Perkiraan gaji:
Rp8 juta – Rp120 juta per bulan
Di luar negeri, gaji astronom di observatorium internasional bisa menembus Rp100 juta per bulan.
2. Bidang Pengajaran
Lulusan Astronomi juga dapat berkarier sebagai dosen atau pengajar sains.
Perkiraan gaji:
Dalam negeri: bervariasi