Karya-karyanya diterjemahkan ke berbagai bahasa dunia, termasuk sejumlah bahasa Eropa.
Dalam lanskap sastra Arab, namanya dikenal sebagai suara perempuan yang teguh, jujur, dan berani menghadapi realitas sosial.
Selain penghargaan utama, penghargaan khusus “Untuk Inovasi di Bidang Sastra” diberikan kepada penulis asal Indonesia.
Penghargaan itu dianugerahkan kepada Denny JA, atas kontribusinya dalam mengembangkan puisi esai, sebuah genre sastra yang memadukan riset faktual, empati kemanusiaan, dan kekuatan bahasa liris.
Dalam sambutannya, Vadim Terekhin menegaskan bahwa penganugerahan Penghargaan Sastra BRICS yang pertama ini merupakan sinyal penting.
Bahwa sastra negara-negara BRICS tetap, dan akan terus, menjadi bagian tak terpisahkan dari ruang budaya global.
Ia menyampaikan harapan agar penghargaan yang diberikan kepada Salwa Bakr dan Denny JA menjadi awal dari perjalanan panjang dan bermakna.
Sebuah prolog menuju pengakuan yang lebih luas, tidak hanya di dunia BRICS, tetapi juga di panggung sastra dunia.
Karya para pemenang direncanakan akan diterjemahkan ke dalam sepuluh bahasa.
-000-
Nama Denny JA dikenal luas di berbagai ruang kehidupan publik.
Sebagai konsultan politik, ia tercatat ikut memenangkan lima pemilihan presiden secara berturut-turut.
Sebagai Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi, laporan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi mencatat total kekayaannya melampaui tiga triliun rupiah.
Namun di luar angka, jabatan, dan pengaruh, Denny JA memilih menempuh jalur yang lebih sunyi dan berjangka panjang.
Sastra.