Bukan untuk menggulingkan Nobel.
Melainkan untuk melengkapinya.
Penghargaan ini menawarkan kompas baru bagi sastra dunia.
Lebih beragam.
Lebih manusiawi.
Lebih adil.
Dengan mendonasikan seluruh dana penghargaan ini, Denny JA menegaskan satu sikap mendasar.
Bahwa sastra bukan sekadar prestasi individu.
Melainkan ekosistem bersama yang harus dirawat, dipelihara, dan diwariskan.
Di Kairo, di kota yang mengajarkan manusia menulis agar tidak dilupakan, sebuah pesan sederhana disampaikan kepada dunia.
Sastra hidup bukan karena penghargaan.
Sastra hidup karena ada yang memilih memberi, bukan menyimpan.