Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menegaskan bahwa TKA bukanlah penentu kelulusan siswa.
Menurutnya, TKA merupakan asesmen nasional yang dirancang untuk memetakan kemampuan akademik murid secara objektif dan terstandar, bukan sebagai ujian akhir yang menentukan lulus atau tidaknya siswa.
“TKA tidak dimaksudkan sebagai penentu kelulusan, melainkan sebagai sarana untuk memperoleh potret kemampuan akademik murid secara adil dan objektif,” ujar Toni dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).
Hasil TKA nantinya dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan dan pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas pembelajaran, sekaligus menjadi bahan evaluasi kesiapan murid dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Mengikuti simulasi TKA memberikan banyak manfaat, di antaranya:
-
Membiasakan murid dengan ujian berbasis komputer
-
Mengenali tipe dan pola soal
-
Mengurangi rasa gugup saat tes utama
-
Membantu guru dan orang tua memetakan kemampuan anak
Dengan latihan yang rutin, murid diharapkan mampu mengerjakan TKA dengan lebih optimal.