Internasional . 26/01/2026, 19:01 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Proyek Pesawat Tempur Nasional Turki (MMU) KAAN memasuki fase krusial. CEO Turkish Aerospace Industries (TAI/TUSAS), Mehmet Demiroglu, memastikan bahwa prototipe pertama KAAN dengan konfigurasi tempur sebenarnya akan melakukan penerbangan perdana pada 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Demiroglu dalam wawancara di kanal YouTube SAHA Istanbul, yang kemudian dikutip oleh media penerbangan Aerohaber.
Ia menyebut, penerbangan perdana prototipe P1 dijadwalkan berlangsung akhir April, Mei, atau paling lambat Juni 2026.
“Pesawat kami akan terbang pada akhir April, Mei, atau paling lambat Juni,” ujar Demiroglu.
Demiroglu menegaskan bahwa KAAN bukan sekadar proyek pesawat tempur, melainkan tonggak strategis bagi kemandirian industri pertahanan Turki.
Jet tempur generasi ke-5 ini dirancang untuk membawa Turki masuk ke jajaran negara pengembang pesawat tempur tercanggih di dunia.
Saat ini, TAI telah memproduksi tiga prototipe utama, yaitu:
P0 , pesawat uji teknik yang sudah menyelesaikan dua penerbangan
P1 , prototipe dengan konfigurasi tempur sebenarnya
P2 dan P3 , prototipe lanjutan untuk uji performa dan sistem
Dengan dimulainya uji terbang P1, program KAAN resmi memasuki fase pengujian intensif yang menentukan masa depan proyek.
Menurut Demiroglu, pengujian KAAN dilakukan secara paralel dan bertahap. Setelah P1 terbang pada pertengahan 2026, prototipe lain akan menyusul.
P2 dijadwalkan melakukan penerbangan pertama pada akhir 2026
P3 direncanakan terbang akhir 2026 atau awal 2027
Setiap prototipe, kata Demiroglu, harus menjalani dua hingga tiga bulan pengujian darat intensif sebelum diizinkan terbang.
“Kami tidak pernah melakukan penerbangan sebelum semua sistem divalidasi,” tegasnya.
Untuk fase awal pengujian, KAAN akan menggunakan mesin F110 buatan General Electric, mesin yang juga digunakan pada jet tempur F-16 Fighting Falcon.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media