Periode 2024–2026 mencatat suhu tertinggi sepanjang sejarah di Kutub Utara. Para peneliti memperingatkan, gunung-gunung lain di Greenland berpotensi runtuh dalam waktu dekat.
Pesan Bahaya dari Kutub Utara
Megatsunami Greenland bukan sekadar peristiwa alam ekstrem, melainkan manifestasi nyata kerusakan iklim global. Getaran Bumi selama sembilan hari menjadi pesan tegas bahwa apa yang terjadi di Kutub Utara tidak akan berhenti di sana.
Kenaikan permukaan laut, instabilitas geologi, dan potensi bencana serupa kini mengancam wilayah pesisir dunia. Para ilmuwan mendesak aksi nyata untuk menekan laju pemanasan global sebelum fenomena “megatsunami” berikutnya terjadi di kawasan yang lebih padat penduduk.