Paket tersebut berisi dokumen penting yang menyatakan bahwa anak keduanya telah resmi menjadi warga negara Inggris, lengkap dengan paspor yang menyertainya.
"Ini paket bukan sembarang paket, isinya adalah sebuah dokumen yang penting banget yang merubah nasib dan masa depan anak-anaku, kita buka ya," ujarnya dalam video tersebut.
Ia kemudian menunjukkan bukti formalitas kewarganegaraan sang anak.
"Ini adalah surat dari Home Office Inggris yang menyatakan kalau anak aku yang kedua sudah diterima jadi WN Inggris," lanjutnya.
Bagian yang paling memicu polemik adalah ketika ia menyatakan niatnya untuk mengupayakan agar anak-anaknya memiliki kewarganegaraan asing di masa depan.
"I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan, kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," ujarnya dalam rekaman video yang kini telah diklarifikasi tersebut. *