Kemlu RI Siagakan Evakuasi WNI di Iran, Status Siaga 1 Tetap Berlaku di Tengah Ancaman Trump!

news.fin.co.id - 23/02/2026, 20:30 WIB

Kemlu RI Siagakan Evakuasi WNI di Iran, Status Siaga 1 Tetap Berlaku di Tengah Ancaman Trump!

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Kamis lalu menyampaikan bahwa Iran memiliki waktu 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya.

Trump bahkan memperingatkan bahwa “hal-hal yang sangat buruk” akan terjadi jika kesepakatan gagal dicapai.

Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran global, terlebih setelah laporan media internasional menyebutkan adanya peningkatan kesiagaan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Menurut laporan Financial Times, sebanyak 16 kapal perang dengan total 40.000 personel serta tujuh skuadron udara yang masing-masing terdiri dari sekitar 70 jet tempur telah disiagakan di berbagai pangkalan AS di kawasan tersebut.

Advertisement

Trump sebelumnya juga menyebut bahwa sebuah “armada besar” tengah berlayar menuju wilayah dekat Iran.

Sejumlah Negara Minta Warganya Keluar dari Iran

Ketegangan yang belum mereda ini membuat beberapa negara mengambil langkah antisipatif.

Negara-negara seperti Jerman, Polandia, Swedia, India, serta Korea Selatan dilaporkan telah meminta warganya yang masih berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi risiko jika situasi memburuk secara tiba-tiba.

Namun hingga kini, Indonesia belum mengeluarkan instruksi evakuasi menyeluruh. Pemerintah masih menilai situasi di lapangan terkendali meski kewaspadaan terus ditingkatkan.

Rencana Evakuasi Sudah Disiapkan

Kemlu RI menegaskan bahwa seluruh skenario darurat telah disiapkan, termasuk opsi jalur evakuasi melalui darat maupun udara jika sewaktu-waktu diperlukan.

Biasanya, dalam kondisi konflik atau eskalasi militer, jalur evakuasi akan mempertimbangkan negara tetangga yang dinilai lebih aman sebagai titik transit.

Koordinasi juga akan melibatkan otoritas setempat dan perwakilan RI di negara-negara sekitar Iran.

Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan WNI menjadi prioritas utama.

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID