Sekolah di Pati Tolak Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan
Sejumlah sekolah dan madrasah di Kabupaten Pati memilih tidak menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan 2026.
Menurutnya, ada kekhawatiran siswa membawa makanan pulang lalu mengonsumsinya sebelum waktu berbuka.
“Ada pertimbangan agar anak-anak RA, MI, MTs, dan MA dilatih berpuasa. Dikhawatirkan ketika membawa makanan dari sekolah, justru dimakan sebelum waktunya,” jelas Syaiku.
Baca Juga
Ia juga mengungkapkan adanya usulan dari pihak madrasah agar bantuan diganti dalam bentuk bahan mentah, bukan makanan siap santap.
“Kalau bisa dikasih bahan mentah saja,” katanya, menirukan pesan yang diterimanya dari pihak sekolah.
Meski demikian, Syaiku menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan bentuk penolakan terhadap program pemerintah.
“Intinya bukan menolak atau melawan pemerintah. Justru ini dalam rangka melatih anak-anak agar lebih berhati-hati dalam menjalankan ibadah. Kami tetap mendukung program MBG,” tegasnya.
Baca Juga
Koordinator MBG Wilayah Pati, Ahmad Khoirul Basar, membenarkan bahwa ada dua yayasan di Margoyoso yang secara resmi mengajukan penolakan sementara selama Ramadan.
Menurut Basar, sekolah memang diperbolehkan tidak menerima MBG selama bulan puasa dengan syarat mengirimkan surat resmi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).