DETIK-DETIK TERAKHIR! Video IGOR KOMAROV Menangis Sebelum DIBUNUH & DIMUTILASI di Bali: SAYA SEKARAT, Selamatkan Saya, Bawa Saya Pulang

news.fin.co.id - 28/02/2026, 15:40 WIB

DETIK-DETIK TERAKHIR! Video IGOR KOMAROV Menangis Sebelum DIBUNUH & DIMUTILASI di Bali: SAYA SEKARAT, Selamatkan Saya, Bawa Saya Pulang

DETIK-DETIK TERAKHIR! Video IGOR KOMAROW Menangis Sebelum DIBUNUH & DIMUTILASI di Bali, SAYA SEKARAT, Selamatkan Saya, Bawa Saya Pulang

Fin.co.id – Para penculik mengirimkan video terakhir Igor Komarov (28). Dalam video berdurasi 3 menit 15 detik itu, Igor sambil menangis memohon kepada ibu dan ayahnya untuk menolongnya.

Dia menyebut orang tuanya telah mencuri uang $10 juta. Pelaku penculikan menuntut uang itu dikembalikan.

Pelaku penculikan dengan jelas menyatakan tidak ada kontak mafia atau polisi yang dapat membantu.

Pada video itu terlihat kedua mata Igor lebam, diduga karena dipukuli. Dia juga menunjukkan tangan kirinya dibungkus perban.

Advertisement

“Tolong saya sekarat. Kembalikan uang $10 juta. Bayarlah. Selamatkan saya. Bawa saya pulang,” kata Igor sambil menangis.

Para pelaku penculikan menuntut $10 juta yang disebut dicuri oleh keluarga Igor untuk dikembalikan.

Setelah video itu beredar, polisi menemukan potongan tubuh manusia. Korban mutilasi tersebut diduga kuat adalah Igor Komarov (28), warga negara Ukraina yang sebelumnya dilaporkan diculik di Bali.

Potongan tubuh yang diduga miliknya ditemukan lengkap dengan tato angka Romawi di lengan kirinya.

Latar Belakang Keluarga Igor Komarov

Igor Komarov disebut sebagai putra dari bos kriminal asal Ukraina, Oleksandr Petrovsky, yang dikenal dengan julukan “Narik”.

Dalam berbagai laporan media Eropa Timur, Petrovsky dikaitkan dengan jaringan kejahatan terorganisir lintas negara, termasuk dugaan operasi penipuan call center yang menyasar korban di Rusia dan berbagai negara lain selama lebih dari satu dekade.

“Tidak ada polisi, tidak ada teman mafia yang bisa menyentuhnya,” ujar suara pria dalam video yang beredar luas, memperlihatkan Igor dalam kondisi mengenaskan.

Sebuah video brutal beredar di media sosial Rusia dan Ukraina. Dalam rekaman tersebut, Igor tampak babak belur, jarinya dilaporkan hilang, kakinya hancur, dan penculik mengancam akan memotong lengannya.

Advertisement

Para pelaku meminta uang tebusan sebesar $10 juta dolar atau setara Rp157 miliar. Uang itu disebut sebagai pengembalian dana hasil dugaan penipuan kripto yang melibatkan jaringan keluarganya.

Media Rusia menyebut Igor masih hidup, tetapi dalam kondisi sangat kritis.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID