Demi ISRAEL! Donald Trump Pakai Kewenangan Darurat, AS Kirim 20.000 Bom Senilai Rp10 Triliun Lebih

news.fin.co.id - 10/03/2026, 15:16 WIB

Demi ISRAEL! Donald Trump Pakai Kewenangan Darurat, AS Kirim 20.000 Bom Senilai Rp10 Triliun Lebih

PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump.

fin.co.id - Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump dikabarkan mengambil langkah cepat untuk memperkuat persenjataan Israel di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.

Pemerintahan Trump disebut menggunakan kewenangan darurat untuk mempercepat penjualan lebih dari 20.000 bom kepada Israel dengan nilai sekitar 650 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp10 triliun.

Langkah tersebut sekaligus melewati proses peninjauan oleh Kongres Amerika Serikat, yang biasanya menjadi tahapan wajib dalam penjualan senjata skala besar.

Advertisement

Informasi ini diungkap oleh dua pejabat pemerintah AS yang mengetahui secara langsung rencana transaksi tersebut.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, disebutkan bahwa Menteri Luar Negeri Marco Rubio menetapkan adanya kondisi darurat yang membuat penjualan senjata harus segera dilakukan.

Penetapan status darurat tersebut memungkinkan pemerintah mempercepat proses ekspor senjata tanpa harus menunggu persetujuan penuh dari Kongres.

Menurut pejabat pemerintah AS, langkah tersebut dianggap penting untuk menjaga keamanan Israel di tengah eskalasi konflik dengan Iran.

“Penjualan ini sejalan dengan kebijakan luar negeri serta kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat,” demikian pernyataan resmi dari Departemen Luar Negeri.

Paket Senjata Berisi Ribuan Bom Berat

Paket penjualan senjata yang disiapkan Washington mencakup sejumlah amunisi berat yang memiliki daya hancur besar.

Beberapa jenis senjata yang termasuk dalam paket tersebut antara lain:

  • Sekitar 12.000 badan bom serbaguna BLU-110A/B dengan berat 1.000 pon

  • Bom serbaguna BLU-111 dengan berat 500 pon

  • Komponen tambahan yang mendukung sistem persenjataan udara

Advertisement

Bom jenis ini dikenal sebagai amunisi standar yang biasa digunakan oleh pesawat tempur dalam serangan udara presisi terhadap target darat.

Kontraktor utama dalam transaksi ini adalah perusahaan pertahanan Repkon USA, yang berbasis di negara bagian Texas.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID