SELAT HORMUZ MENCEKAM! Pesan Terakhir Sirajuddin, Awak Kapal Musaffah II Asal Luwu Sulsel yang Hilang Usai DISERANG & TENGGELAM

news.fin.co.id - 10/03/2026, 20:08 WIB

SELAT HORMUZ MENCEKAM! Pesan Terakhir Sirajuddin, Awak Kapal Musaffah II Asal Luwu Sulsel yang Hilang Usai DISERANG & TENGGELAM

SELAT HORMUZ MENCEKAM! Pesan Terakhir Sirajuddin, Awak Kapal Musaffah II Asal Luwu Sulsel yang Hilang Usai DISERANG & TENGGELAM

Fin.co.id - Kisah menegangkan datang dari perairan Timur Tengah. Seorang awak kapal asal Indonesia bernama Sirajuddin yang bekerja di kapal tugboat Musaffah II dilaporkan hilang setelah kapal tersebut menjadi korban serangan di kawasan Selat Hormuz.

Hingga saat ini, keberadaan pria yang berasal dari Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan tersebut masih belum diketahui.

Kabar ini membuat keluarga di kampung halamannya diliputi kecemasan mendalam. Sejak berita mengenai insiden kapal tersebut tersebar, rumah keluarga Sirajuddin terus didatangi kerabat serta tetangga yang memberikan dukungan dan doa.

Sirajuddin diketahui menjabat sebagai kepala mesin atau chief engineer di kapal yang dioperasikan oleh perusahaan pelayaran di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Advertisement

Istri Sirajuddin, Sri Dewi Aisyah, masih mengingat percakapan terakhir mereka sebelum sang suami berangkat bekerja.

Menurutnya, komunikasi terakhir terjadi pada Kamis pekan lalu ketika Sirajuddin memberi kabar bahwa kapal yang diawakinya akan berlayar menuju Selat Hormuz.

Ia juga sempat mengingatkan bahwa komunikasi kemungkinan akan terputus karena keterbatasan jaringan di tengah laut.

“Dia cuma bilang mau perjalanan menarik kapal di Selat Hormuz. Katanya mungkin tidak ada sinyal,” ujar Sri Dewi.

Sebelum berangkat, Sirajuddin juga sempat melakukan panggilan video dengan anak bungsunya.

Dalam momen yang kini terasa sangat emosional bagi keluarga, ia menyampaikan pesan sederhana kepada sang anak.

“Dia bilang, kalau mama salat, ikut salat juga ya, nak,” kenang Sri Dewi.

Bagi keluarga, Sirajuddin bukan hanya menjadi tulang punggung ekonomi, tetapi juga sosok ayah yang sangat peduli terhadap masa depan anak-anaknya.

Sri Dewi menyebut suaminya selalu berusaha memberikan kehidupan terbaik bagi keluarganya, termasuk dua anak mereka yaitu Nazwa Azalia dan Azkaira Nur Malaika.

Advertisement

“Suami saya sangat bertanggung jawab. Dia selalu mendukung kami dan berusaha memberi yang terbaik,” katanya.

Profesi sebagai pelaut telah dijalani Sirajuddin sejak lama, bahkan sebelum mereka memiliki anak.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID