Sekitar 20 persen perdagangan minyak dan gas alam cair global melewati perairan sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia tersebut.
Karena posisinya yang sangat strategis, setiap konflik di kawasan ini berpotensi memengaruhi pasokan energi global serta stabilitas ekonomi dunia.
Di tengah ketegangan geopolitik dan kabar yang belum pasti, keluarga Sirajuddin di Luwu hanya dapat menunggu kabar baik.
Setiap hari mereka berharap akan datang berita yang membawa harapan bahwa pria yang mereka cintai masih hidup.
Bagi Sri Dewi dan anak-anaknya, satu hal yang terus dijaga adalah keyakinan bahwa Sirajuddin suatu hari akan kembali pulang.
“Saya masih berharap dia bisa kembali berkumpul bersama kami,” pungkas Sri Dewi.