“Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR. Dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan atau kelompok yang paling lemah,” kata Prabowo.
Pembatasan BBM hingga Penghentian Belanja Pemerintah
Tidak hanya memangkas gaji pejabat negara, pemerintah Pakistan juga melakukan penghematan besar dalam penggunaan energi dan belanja negara.
Beberapa kebijakan yang diterapkan antara lain:
-
Memotong jatah bahan bakar minyak (BBM) untuk kementerian
-
Membatasi penggunaan kendaraan pemerintah hingga 60 persen tidak digunakan
-
Menghentikan pembelian AC, kendaraan dinas, dan mebel baru di semua lembaga pemerintah
Selain itu, Pakistan juga menunda berbagai kegiatan yang dianggap tidak mendesak, termasuk perjalanan dinas luar negeri bagi pejabat pemerintah.
Pengeluaran untuk acara seremonial dan pesta pemerintah juga dipangkas secara signifikan.
Sekolah dan Kampus Beralih ke Sistem Online
Dalam upaya menghemat energi dan biaya operasional, pemerintah Pakistan bahkan mengambil langkah drastis di sektor pendidikan.
Seluruh perguruan tinggi di negara tersebut untuk sementara beralih ke sistem pembelajaran daring atau online.
Sementara itu, kegiatan sekolah dihentikan sementara selama dua pekan sebagai bagian dari strategi efisiensi nasional.
Indonesia Diminta Siap Lakukan Penghematan
Prabowo menegaskan bahwa langkah Pakistan tersebut hanya dijadikan contoh bagi pemerintah Indonesia untuk dipelajari.
Ia meminta jajaran kabinet untuk mulai memikirkan langkah-langkah efisiensi agar Indonesia tetap kuat menghadapi ketidakpastian global.
“Ini hanya contoh. Maksud saya, ini ada beberapa hari ke depan kita bisa mengkaji masalah ini. Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan,” ujar Prabowo.