Dalam laporan yang beredar, disebutkan pula adanya keterlibatan personel yang menggunakan atribut Amerika Serikat, meski belum ada konfirmasi resmi terkait hal tersebut.
Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional, termasuk konflik yang melibatkan Iran.
Turki Kecam Keras Tindakan Israel
Pemerintah Turki melalui Menteri Luar Negeri, Hakan Fidan, mengecam keras penutupan Masjid Al-Aqsha.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak memiliki dasar hukum dan merupakan bentuk provokasi serius.
“Penutupan Masjid Al-Aqsha oleh Israel adalah perbuatan yang sangat berbahaya dan harus segera dihentikan,” tegasnya.
Hakan Fidan juga menyerukan kepada komunitas internasional dan negara-negara Muslim untuk mengambil tindakan nyata.
Ia menilai bahwa perlindungan terhadap tempat-tempat suci merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat manusia.
Seruan ini menjadi sinyal bahwa isu Al-Aqsha tidak hanya menjadi persoalan regional, tetapi juga global.
Peristiwa ini memicu gelombang solidaritas di berbagai negara, termasuk aksi-aksi damai dan kampanye di media sosial.
Aksi Muslimah di Istanbul menjadi salah satu simbol kuat bahwa kepedulian terhadap Palestina terus hidup di tengah masyarakat global.