Ia menegaskan bahwa Iran bukan musuh bagi negara-negara tersebut, melainkan memiliki musuh bersama yaitu Israel dan Amerika Serikat.
Pesan tersebut sekaligus menjadi upaya membangun solidaritas di antara negara-negara Islam di tengah konflik yang memanas.
Profil Singkat: Tokoh Sentral Politik dan Militer
Ali Larijani dikenal sebagai tokoh yang memiliki latar belakang kuat di bidang politik dan militer.
Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya antara lain:
-
Ketua Parlemen Iran (2008–2020)
-
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi
-
Tokoh berpengaruh dalam struktur Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)
Kedekatannya dengan Ali Khamenei menjadikannya salah satu figur kepercayaan dalam pemerintahan Iran.
Selama konflik berlangsung, Larijani beberapa kali tampil di depan publik di Teheran.
Kemunculannya ini sekaligus membantah klaim bahwa para pemimpin Iran bersembunyi atau melarikan diri akibat serangan.
Sebaliknya, ia justru menunjukkan sikap tegas dan terbuka dalam menghadapi tekanan dari pihak luar.
Kematian Ali Larijani diperkirakan akan membawa dampak besar terhadap dinamika geopolitik global.
Beberapa potensi dampaknya antara lain:
-
Eskalasi konflik Iran dengan AS dan Israel
-
Meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah
-
Konsolidasi kekuatan internal Iran
Situasi ini juga berpotensi memicu reaksi dari negara-negara lain yang memiliki kepentingan di kawasan tersebut.