Wilayah-wilayah ini diprediksi mengalami:
-
Kemarau lebih panjang
-
Curah hujan sangat rendah
-
Penurunan ketersediaan air
Dampak langsung dari fenomena ini adalah meningkatnya risiko kekeringan di berbagai daerah.
Beberapa sektor yang paling terdampak:
-
Ketersediaan air bersih
-
Pertanian dan irigasi
-
Ketahanan pangan
Petani menjadi kelompok yang paling rentan, karena berkurangnya hujan dapat mengganggu musim tanam dan hasil panen.
Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)
Selain kekeringan, risiko lain yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wilayah yang rawan antara lain:
-
Sumatra
-
Kalimantan
Saat vegetasi mengering, potensi munculnya titik panas meningkat drastis. Kondisi ini bisa memicu kebakaran besar seperti yang pernah terjadi pada periode El Nino sebelumnya.
Menariknya, dampak El Nino tidak dirasakan secara merata di seluruh Indonesia.
Wilayah timur laut seperti:
-
Sulawesi
-
Halmahera
-
Maluku
Justru masih berpotensi mendapatkan curah hujan dengan intensitas cukup tinggi.