Total: Rp6.000.000
Dari sini terlihat jelas, dana tersebut hampir habis untuk operasional harian. Tidak ada ruang besar untuk keuntungan pribadi.
Pengelola SPPG tidak bisa sembarangan menjalankan dapur. Ada standar ketat yang harus dipenuhi, mulai dari:
-
Higienitas makanan
-
Kandungan gizi
-
Sistem distribusi
-
Keamanan pangan
Jika tidak memenuhi standar, operasional bisa dihentikan.
Selain itu:
-
Insentif hanya diberikan jika dapur aktif
-
Evaluasi dilakukan secara berkala
-
Risiko kerugian ditanggung mitra
Investasi Pribadi, Risiko Ditanggung Sendiri
Menariknya, pembangunan dapur SPPG tidak sepenuhnya dibiayai negara. Banyak mitra harus mengeluarkan dana pribadi dalam jumlah besar.
Salah satunya adalah Hendrik Irawan yang menjadi sorotan publik.
Ia mengaku menginvestasikan hingga:
-
Rp3,5 miliar untuk membangun dapur SPPG
“Yang menerima Rp6 juta itu bukan saya pribadi, tapi seluruh mitra. Itu untuk operasional,” jelasnya.