ATURAN BARU MASUK SMA 2026! Mendikdasmen Tetapkan Hasil TKA Jadi Syarat Jalur Prestasi, Siswa SMP WAJIB TAHU

news.fin.co.id - 06/04/2026, 22:07 WIB

ATURAN BARU MASUK SMA 2026! Mendikdasmen Tetapkan Hasil TKA Jadi Syarat Jalur Prestasi, Siswa SMP WAJIB TAHU

ATURAN BARU MASUK SMA 2026! Mendikdasmen Tetapkan Hasil TKA Jadi Syarat Jalur Prestasi, Siswa SMP WAJIB TAHU

Fin.co.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memperkenalkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu instrumen krusial dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026.

Hasil dari tes ini nantinya akan menjadi standar penilaian utama bagi siswa SMP yang ingin melanjutkan ke jenjang SMA melalui jalur prestasi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan meskipun TKA memiliki peran besar dalam seleksi masuk sekolah, tes ini tidak menggantikan hak satuan pendidikan dalam menentukan kelulusan siswa.

TKA dirancang untuk memetakan profil kemampuan siswa secara komprehensif sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

Advertisement

"Dengan TKA ini diharapkan dapat memiliki profil kemampuan murid-murid kita di jenjang SMP. Nantinya tes TKA ini menjadi salah satu aspek dalam penerimaan murid baru atau SPMB 2026," ujar Abdul Mu'ti saat meninjau pelaksanaan TKA di SMPN 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (6/4/2026).

Instrumen TKA mencakup pengukuran berbagai aspek fundamental, mulai dari kemampuan akademik, literasi, numerasi, hingga pemetaan karakter dan lingkungan belajar siswa.

Perang Terhadap Gadget & Game Merusak

Selain membahas mengenai sistem seleksi sekolah, Mendikdasmen juga memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menyosialisasikan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP Tunas.

Aturan ini secara tegas membatasi penggunaan gadget di lingkungan sekolah guna melindungi kesehatan mental dan pola pikir siswa dari konten digital yang negatif.

Abdul Mu'ti secara spesifik menyoroti dampak buruk dari permainan tertentu yang dapat merusak perkembangan karakter anak.

"Sudah ada peraturan. Tidak boleh main Roblox. Menebarkan racun dan pikiran-pikiran yang merusak. Kita tidak hanya membangun kejujuran ketika mengerjakan tes, tetapi juga membentuk karakter dan pribadi yang jujur," tegas Mu'ti di hadapan para siswa.

Fokus Pembentukan Karakter Siswa di Era Digital

Mendikdasmen mengingatkan para siswa agar lebih bijaksana dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Advertisement

Penggunaan teknologi seharusnya diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran, bukan justru terjebak dalam adiksi game online yang berpotensi menurunkan kualitas literasi dan numerasi anak bangsa.

Dengan adanya integrasi antara TKA dan aturan disiplin teknologi (PP Tunas), pemerintah berharap lulusan SMP tahun 2026 tidak hanya unggul secara kognitif di atas kertas, tetapi juga memiliki ketahanan karakter terhadap tantangan era digital.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID