fin.co.id - Memilih jurusan kuliah kini tidak bisa lagi sekadar mengikuti tren atau rekomendasi teman. Bagi banyak orang tua, keputusan ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan anak.
Pertanyaannya sederhana tetapi penting: jurusan apa yang paling dibutuhkan dalam lima tahun ke depan?
Di tengah percepatan transformasi digital yang terjadi di berbagai sektor, jawaban atas pertanyaan tersebut mulai terlihat semakin jelas. Dunia kerja saat ini berubah jauh lebih cepat dibandingkan kurikulum pendidikan tradisional.
Jika tidak jeli memilih jurusan, bukan tidak mungkin lulusan baru justru kesulitan bersaing bahkan sebelum benar-benar memulai kariernya.
Indonesia saat ini sedang mengalami pertumbuhan ekonomi digital yang sangat pesat. Laporan e-Conomy SEA yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan bahwa ekonomi digital Indonesia diproyeksikan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan.
Sektor seperti:
-
financial technology (fintech)
-
digital banking
-
e-commerce
-
artificial intelligence (AI)
menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi digital tersebut.
Perubahan ini tentu ikut memengaruhi kebutuhan tenaga kerja. Perusahaan kini tidak hanya mencari lulusan manajemen atau akuntansi konvensional, tetapi juga membutuhkan talenta yang memahami teknologi digital sekaligus mampu mengembangkan solusi berbasis teknologi.
Beberapa bidang yang saat ini semakin banyak dibutuhkan industri antara lain:
-
fintech
-
data science dan big data
-
cyber security
-
artificial intelligence
-
bisnis digital
Generasi Z dan Ekosistem Digital
Fakta menarik lainnya datang dari data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia yang menunjukkan bahwa mayoritas pengguna internet di Indonesia berasal dari kelompok usia muda.
Generasi Z tumbuh bersama teknologi digital seperti: