Sinyal Reshuffle Kabinet Merah Putih Menguat, Seskab Teddy: Tunggu Saja

news.fin.co.id - 07/04/2026, 11:46 WIB

Sinyal Reshuffle Kabinet Merah Putih Menguat, Seskab Teddy: Tunggu Saja

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat memberikan keterangan singkat kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan terkait isu perombakan kabinet.Foto:IG

fin.co.id - Isu perombakan atau reshuffle menteri dalam Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto semakin berembus kencang. Pihak Istana Kepresidenan akhirnya memberikan respons meskipun masih terkesan sangat tertutup mengenai kepastian waktu pelaksanaan perombakan tersebut.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melontarkan pernyataan singkat saat awak media menanyakan kebenaran isu tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026. Teddy tidak membantah maupun membenarkan secara gamblang, namun ia meminta semua pihak untuk bersabar.

"Tunggu saja," ujar Teddy singkat di hadapan wartawan.

Ketika pertanyaan berlanjut mengenai kemungkinan reshuffle dilakukan pada bulan April ini, Teddy tetap memilih untuk tidak memberikan jawaban lugas. Ia hanya menekankan bahwa penjelasan resmi akan datang langsung dari kepala negara. "Nanti Bapak Presiden akan menceritakan," tambahnya.

Advertisement

Hak Prerogatif di Tengah Gejolak Geopolitik

Dorongan agar Presiden Prabowo segera mengevaluasi kinerja para pembantunya muncul dari berbagai kalangan pakar politik. Situasi geopolitik internasional yang kian memanas saat ini dinilai membutuhkan jajaran menteri yang lebih responsif dan tangguh menghadapi krisis.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menegaskan bahwa perombakan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden. Menurutnya, Prabowo Subianto adalah sosok yang paling memahami kebutuhan timnya untuk menghadapi dampak situasi global terhadap Indonesia.

"Kalau namanya reshuffle kabinet itu kan kewenangan mutlak atau hak prerogatif privilege-nya Pak Presiden, Pak Prabowo. Tentu beliau yang paling bisa menilai," kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Evaluasi Kebijakan dan Stabilitas Pemerintah

Meskipun isu pergantian menteri terus menguat, Doli menilai bahwa sejauh ini kebijakan-kebijakan yang pemerintah ambil masih berada dalam koridor yang aman. Stabilitas kabinet secara umum dianggap masih terkendali, meski evaluasi tetap menjadi keniscayaan dalam pemerintahan yang dinamis.

Doli menekankan beberapa poin penting terkait posisi partai pendukung:

Keputusan strategis termasuk reshuffle bergantung pada dampak situasi geopolitik dunia terhadap ekonomi nasional.

Partai politik pendukung menyerahkan sepenuhnya langkah terbaik kepada Presiden Prabowo.

Advertisement

Hingga saat ini, jalannya pemerintahan masih menunjukkan tren yang stabil di mata para mitra koalisi.

"Apakah situasi apa pun yang dihadapi termasuk situasi geopolitik internasional sekarang ini punya dampak terhadap Indonesia sehingga memang harus diambil langkah-langkah termasuk soal reshuffle, itu yang paling tahu Pak Prabowo," tegas Ahmad Doli Kurnia.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID