“Lintasan masih berada di bawah belas kasihan Iran dan situasi dapat berubah sewaktu-waktu jika konflik meningkat,” tambahnya.
Beberapa Negara Mendapat Pengecualian Khusus
Di tengah diketahui ketegangan yang masih berlangsung, beberapa negara dikirimkan khusus untuk seluruh Selat Hormuz.
Salah satunya adalah Irak yang memiliki hubungan cukup baik dengan Iran.
Selain itu, India juga dilaporkan berhasil mengirimkan delapan kapal tanker minyak melalui jalur tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Tak hanya itu, kapal-kapal yang memiliki keterkaitan dengan negara seperti:
-
Cina
-
Jepang
juga terpantau berhasil melakukan transit dengan aman.
Hal ini menunjukkan bahwa beberapa negara telah mengadakan perjanjian khusus dengan Iran untuk menjamin keamanan kapal mereka saat melewati Selat Hormuz.
Di sisi lain, ketegangan kemitraan di kawasan tersebut masih sangat tinggi.
Presiden Donald Trump dari Amerika Serikat bahkan mengeluarkan peringatan keras kepada Iran.
Ancaman Trump akan memberikan dampak serius terhadap infrastruktur sipil Iran jika jalur Selat Hormuz tidak segera dibuka sepenuhnya bagi kapal-kapal internasional.
Ancaman tersebut menunjukkan betapa pentingnya jalur ini bagi perdagangan energi global.
Namun pihak Iran tetap pada pendiriannya.
Pemerintah Iran menyatakan bahwa jalur pelayaran tersebut hanya akan dibuka sepenuhnya jika negara-negara pengguna bersedia membayar biaya transit.