fin.co.id - Pengguna transportasi kereta rel listrik perlu bersiap menghadapi perubahan layanan. Mulai Senin, 13 April 2026, operasional KRL Commuter Line rute Bogor–Jakarta akan mengalami penyesuaian.
Perubahan ini terjadi karena adanya proyek perpanjangan jalur di Stasiun Bogor yang mengharuskan beberapa jalur ditutup sementara.
Meski demikian, penumpang tidak perlu khawatir. Layanan kereta tetap beroperasi menggunakan jalur yang masih aktif sehingga perjalanan dari Bogor menuju Jakarta maupun sebaliknya tetap dapat dilakukan.
Proyek tersebut diperkirakan berlangsung selama sekitar tiga bulan.
Kepala Stasiun Bogor, Mardiono, menjelaskan bahwa perubahan operasional ini merupakan bagian dari proyek pengembangan stasiun yang cukup besar.
Menurutnya, pekerjaan tersebut mencakup perpanjangan beberapa jalur kereta yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kenyamanan layanan commuter line di masa depan.
“Perubahan ini terkait kegiatan perpanjangan jalur 6, 7, dan 8. Sementara jalurnya ditutup dulu selama kurang lebih tiga bulan,” ujar Mardiono saat memberikan keterangan kepada media.
Dengan proyek ini, diharapkan operasional kereta di masa mendatang bisa lebih optimal, terutama dalam mengakomodasi jumlah penumpang yang terus meningkat.
Tiga Jalur Ditutup Selama Pengerjaan
Dalam proyek tersebut, ada tiga jalur utama yang akan ditutup sementara.
Jalur yang terdampak yaitu:
-
Jalur 6
-
Jalur 7
-
Jalur 8
Penutupan ini dilakukan agar proses pengerjaan dapat berjalan dengan aman dan efisien.
Meskipun ada pembatasan operasional, pihak pengelola memastikan bahwa layanan kereta tidak dihentikan sepenuhnya.