VIRAL! Kemenkes Klarifikasi Surat Pengangkatan Nakes Non-ASN Jadi CPNS, Ternyata Hanya untuk Ini?

news.fin.co.id - 09/04/2026, 14:58 WIB

VIRAL! Kemenkes Klarifikasi Surat Pengangkatan Nakes Non-ASN Jadi CPNS, Ternyata Hanya untuk Ini?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dalam dokumen yang tertanggal 2 April 2026 itu disebutkan adanya rencana pengalihan status pegawai medis dan tenaga kesehatan non-ASN di lingkungan Kemenkes menjadi CPNS.

Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Sunarto.

Isi surat juga meminta daftar nama pegawai yang telah bekerja minimal enam bulan untuk diusulkan sebagai calon pegawai negeri sipil.

Selain itu, dalam surat tersebut disebutkan bahwa pendataan ini dilakukan untuk menindaklanjuti program prioritas Presiden Prabowo Subianto terkait peningkatan status tenaga kesehatan di lingkungan Kemenkes.

Advertisement

Meski telah dijelaskan bahwa surat tersebut hanya bertujuan untuk pendataan, kemunculannya tetap memicu perdebatan di kalangan masyarakat.

Sejumlah netizen mempertanyakan alasan penggunaan program prioritas pemerintah sebagai dasar pendataan tersebut.

Beberapa pihak menilai seharusnya tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama lebih diprioritaskan.

Salah satu kritik datang dari akun media sosial yang mengaku sebagai tenaga kesehatan puskesmas.

Ia menilai bahwa tenaga kesehatan di puskesmas justru menjadi garda terdepan dalam menjalankan berbagai program kesehatan pemerintah.

“Program prioritas mana yang dijadikan alasan buat alih status otomatis jadi CPNS? Kasihan para nakes di puskesmas yang menjalani banyak program Kemenkes tapi soal kesejahteraan tidak diprioritaskan,” tulis akun tersebut di platform X.

Kritik tersebut menyoroti kondisi tenaga kesehatan yang bekerja di Pusat Kesehatan Masyarakat atau puskesmas.

Selama ini, puskesmas menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah seperti imunisasi, penanganan penyakit menular, hingga program kesehatan masyarakat lainnya.

Beberapa pihak menilai kesejahteraan tenaga kesehatan di tingkat puskesmas masih perlu mendapatkan perhatian lebih.

Pemerintah Diminta Transparan

Munculnya polemik terkait surat tersebut menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap isu kesejahteraan tenaga kesehatan.

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID