Hanya 1 Wanita! Inilah Sosok 10 Konglomerat Paling Tajir di Indonesia Versi Forbes Terbaru

news.fin.co.id - 23/04/2026, 14:58 WIB

Hanya 1 Wanita! Inilah Sosok 10 Konglomerat Paling Tajir di Indonesia Versi Forbes Terbaru

Prajogo Pangestu (batik merah) kembali mengukuhkan posisinya sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia.Foto:ANT

fin.co.id – Dinamika kekayaan para konglomerat di Indonesia terus mengalami fluktuasi tajam seiring dengan pergerakan pasar modal global. Forbes kembali memperbarui data The Real-Time Billionaires per 1 April 2026 yang menunjukkan pergeseran posisi signifikan di jajaran lima besar taipan paling berpengaruh di tanah air.

Meskipun mayoritas aset para miliarder ini tercatat mengalami penurunan nilai secara nominal dibandingkan periode sebelumnya, sektor energi, perbankan, dan infrastruktur digital tetap menjadi pilar utama penopang kekayaan mereka. Fluktuasi nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh angka Rp17.300 per dolar AS turut memberikan warna pada kalkulasi kekayaan para taipan kali ini.

Berikut daftar orang terkaya di RI yang didominasi sektor energi:

1. Prajogo Pangestu

Advertisement

Prajogo Pangestu kembali mengukuhkan posisinya sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia. Melalui bendera Barito Group yang bergerak di sektor energi dan petrokimia, ia mencatatkan total kekayaan sebesar 20,4 miliar dolar AS atau setara Rp352,9 triliun. Meski angka ini menyusut sekitar 8,2 miliar dolar AS dari bulan lalu, posisi Prajogo di peringkat 123 dunia belum tergoyahkan oleh pengusaha lokal lainnya.

2. Robert Budi Hartono

Kejutan muncul pada perebutan posisi kedua. Robert Budi Hartono yang merupakan bos besar BCA dan Djarum Group berhasil menyalip Low Tuck Kwong. Robert kini menempati peringkat kedua dengan total aset 17,6 miliar dolar AS (Rp304,4 triliun).

"Pembaruan Forbes kali ini mencerminkan bagaimana kinerja emiten di bursa saham mempengaruhi pundi-pundi kekayaan para pemiliknya secara instan," mengutip rangkuman dari Forbes Real-Time Billionaires pada Kamis 23 April 2026.

3. Low Tuck Kwong

Sementara itu, raja batu bara Low Tuck Kwong harus rela turun ke posisi ketiga. Pemilik Bayan Resources tersebut mencatatkan kekayaan sebesar 16,8 miliar dolar AS (Rp290,6 triliun) setelah mengalami penurunan valuasi aset mencapai 3,3 miliar dolar AS akibat dinamika harga komoditas energi global.

4. Antoni Salim

Di posisi keempat, Anthoni Salim dari Salim Group mencatatkan kenaikan peringkat dengan kekayaan mencapai 11,8 miliar dolar AS (Rp204,1 triliun).

Advertisement

5. Tahir dan keluarga

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID