fin.co.id - Keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merotasi jabatan Ketua DPRD DKI Jakarta menjadi perhatian publik dan memunculkan beragam tanggapan.
Pergantian tersebut ditandai dengan pemberhentian Khoirudin dari posisi Ketua DPRD DKI Jakarta dan penunjukan Suhud Alynudin sebagai penggantinya. Kebijakan ini merujuk pada Surat Keputusan DPP PKS Nomor 179/SKEP/DPP-PKS/2026 tentang pergantian pimpinan DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS periode 2024–2029.
Sejumlah tokoh masyarakat Betawi menilai pergantian tersebut kurang tepat, mengingat kinerja Khoirudin selama menjabat dinilai cukup berpihak pada kepentingan warga, khususnya komunitas Betawi.
Program-program yang menyentuh sektor seni dan budaya lokal menjadi salah satu indikator yang sering disorot. Selain itu, perhatian terhadap persoalan layanan publik, seperti infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat, juga dinilai cukup responsif di bawah kepemimpinannya.
Meski demikian, sebagian kalangan tetap memandang rotasi jabatan sebagai bagian dari mekanisme internal partai. Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, menegaskan bahwa pergantian tersebut merupakan hal yang lazim dalam dinamika organisasi.
“Tour of duty itu hal wajar di partai. Karena posisi di DPRD itu merupakan penugasan yang diberikan oleh partai kepada kadernya,” ujarnya.
Di tengah polemik yang berkembang, pelukis Betawi Sarnadi Adam mengaku terkejut dengan keputusan tersebut. Ia menilai pergantian berlangsung secara mendadak, mengingat Khoirudin sebelumnya masih aktif dalam berbagai kegiatan seni.
“Namun apa pun alasannya, karena ini merupakan keputusan internal partai, saya tentu harus menghargai,” ujar Sarnadi dikutip, Sabtu, 2 Mei 2026.
Ia juga menggambarkan Khoirudin sebagai sosok yang memberi perhatian nyata kepada pelaku seni dan budaya Betawi, tidak hanya secara simbolis, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan.
“Beliau sosok yang hebat, mau merangkul kami sebagai pelaku seni budaya. Bahkan, beliau juga menyampaikan dukungannya terhadap pelestarian budaya Betawi melalui kegiatan seni lukis,” tuturnya.
Sarnadi turut mengenang momen ketika pameran tunggal lukisannya dibuka langsung oleh Khoirudin di kawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan. Ia juga menyebut adanya rencana pemberian ruang pameran di Gedung DPRD DKI Jakarta pada peringatan HUT DKI Jakarta mendatang.
“Bahkan beliau berjanji akan memberikan saya ruang untuk berpameran di lobi Gedung DPRD DKI pada momen HUT DKI Juni mendatang,” ucapnya.
Harapan pun disampaikan kepada pimpinan baru. Sarnadi berharap Suhud Alynudin dapat melanjutkan perhatian terhadap pelaku seni dan budaya Betawi.
“Saya berharap semoga beliau yang baru dapat memberikan perhatian yang sama kepada para pelaku seni dan budaya Betawi,” katanya.
Pandangan serupa disampaikan Ketua harian Permata MHT sekaligus tokoh masyarakat Betawi, Muhammad Nuh. Ia menilai Khoirudin sebagai pemimpin yang dekat dengan warga dan aktif menghadiri berbagai kegiatan masyarakat.