Pramono Minta Plaza Senayan dan Senayan City Terhubung Terowongan

news.fin.co.id - 07/07/2026, 18:07 WIB

Pramono Minta Plaza Senayan dan Senayan City Terhubung Terowongan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo secara resmi membuka Jakarta Fair Kemayoran 2026 di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Juni 2026. Foto: Pemprov DKI Jakarta

fin.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Plaza Senayan dan Senayan City membangun terowongan penghubung untuk mempermudah mobilitas pengunjung sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan Senayan.

Menurut Pramono, kedua pusat perbelanjaan tersebut menjadi salah satu titik yang kerap memicu kepadatan lalu lintas karena banyak pengunjung menyeberang jalan saat berpindah dari satu mal ke mal lainnya.

"Hal-hal yang menjadi simpul-simpul kemacetan itu harus diurai. Salah satu yang terjadi antara Plaza Senayan dengan Senayan City yang sebenarnya bisa dibuat menjadi lebih simpel yang sangat akan memberikan keuntungan kedua belah pihak," kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa, 7 Juli 2026.

Ia menjelaskan, keberadaan terowongan akan membuat pengunjung tidak perlu lagi menyeberang melalui jalan raya untuk berpindah pusat perbelanjaan sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut dapat lebih lancar.

"Nah, dengan hal itulah kemudian Pemerintah DKI Jakarta meminta kepada dua pusat perbelanjaan ini bersedia untuk menghubungkan diri dan kemudian diatur secara bersama-sama," ujarnya.

Pramono menambahkan, sebagian area terowongan nantinya juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Ruang di bawahnya bisa dimanfaatkan untuk berjualan UMKM dan sebagainya," katanya.

Ia berharap kedua pengelola mal dapat mengesampingkan kepentingan masing-masing dan segera duduk bersama untuk merealisasikan proyek tersebut.

Pramono juga telah meminta Asisten Pembangunan Pemprov DKI Jakarta menindaklanjuti rencana pembangunan terowongan tersebut.

Menurutnya, proyek itu bukan hal yang sulit mengingat DKI Jakarta telah berhasil membangun jalur pejalan kaki bawah tanah di kawasan Bundaran HI yang menghubungkan Stasiun MRT dengan sejumlah gedung komersial.

Adapun jalur bawah tanah tersebut menghubungkan Hotel Pullman, Grand Hyatt, Hotel Indonesia Kempinski, dan Mandarin Oriental.

"Saya sudah meminta kepada Asisten Pembangunan untuk menindaklanjuti itu dan mudah-mudahan segera ditindaklanjuti karena yang lebih sulit saja bisa diatasi di Bundaran HI," pungkasnya.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID