Internasional . 25/09/2026, 22:09 WIB

Simbol Persahabatan China-AS, Dua Panda Raksasa Akan Dikirim ke Kebun Binatang Atlanta

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Dua ekor panda raksasa bernama Ping Ping dan Fu Shuang akan segera menempati rumah baru di Kebun Binatang Atlanta, Amerika Serikat. Presiden Xi Jinping mengumumkan pengiriman kedua panda tersebut saat menyampaikan pidato di Gedung Putih, Washington, Kamis, 24 September 2026.

"Panda raksasa telah menjadi duta persahabatan antara rakyat China dan Amerika. Saya memiliki kabar baik di sini. Dalam beberapa hari ke depan, dua ekor panda, Ping Ping dan Fu Shuang, akan tiba di rumah baru mereka di Kebun Binatang Atlanta dan menyapa masyarakat Amerika," kata Presiden Xi saat menyampaikan pidato di Gedung Putih, Washington, seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri China, Jumat, 25 September 2026.

Pengiriman panda tersebut berlangsung di tengah kunjungan kenegaraan Xi ke Amerika Serikat bersama istrinya, Peng Liyuan. Xi mengatakan, dirinya senang dapat melakukan kunjungan tersebut.

"Baik China maupun AS adalah negara besar, dan rakyat kedua negara pun merupakan bangsa yang hebat. Saya mengunjungi AS atas undangan Presiden Trump untuk melanjutkan persahabatan kita, memperluas kerja sama, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat kedua negara," tambah Xi.

Panda dan Diplomasi China-AS

Diplomasi panda lazim diartikan sebagai tindakan ketika panda raksasa dikirim ke negara lain sebagai hadiah dari pemerintah China. Tujuannya untuk membangun hubungan diplomatik dengan negara-negara lain.

Status seluruh panda adalah pinjaman dari China dengan kontrak yang diperbarui tiap 10 tahun.

Dalam pidatonya, Xi menyebut China dan AS sebagai dua negara besar yang memikul tanggung jawab sejarah untuk memajukan pembangunan dan kemajuan umat manusia di tengah perubahan dunia dan zaman yang memiliki signifikansi sejarah saat ini.

"Presiden Trump, dalam kunjungan Anda ke China tahun ini, kita sepakat untuk membangun hubungan China-AS yang konstruktif dan memiliki stabilitas strategis; hal ini disambut baik oleh rakyat kedua negara maupun masyarakat internasional. Saya siap bekerja sama dengan Anda untuk mengarahkan kapal besar hubungan China-AS agar tetap berada pada jalur yang stabil menuju masa depan," ungkap Xi.

Xi menegaskan China dan AS perlu memperkuat komunikasi karena keduanya memiliki kepentingan nasional yang berbeda. Menurut dia, dialog yang terbuka, mendalam, dan berkelanjutan dapat membantu kedua negara saling memahami, mencari titik temu, mengesampingkan perbedaan, serta membangun rasa saling percaya.

"Presiden Trump dan saya saling menghormati satu sama lain. Kami telah membangun hubungan pribadi yang baik dan terus menjalin komunikasi. Kami mendorong instansi pemerintah baik yang membidangi urusan luar negeri, ekonomi, kerja sama keuangan, penegakan hukum, dan pertukaran antarwarga untuk semakin memperkuat interaksi, serta mendukung badan legislatif kedua negara dalam meningkatkan pertukaran," jelas Xi.

Xi Dorong Kerja Sama Ekonomi China-AS

Xi juga meminta China dan AS bekerja sama dengan ketulusan karena kepentingan kedua negara saling terkait erat dan terdapat peluang besar untuk bekerja sama.

"Kerja sama China-AS mungkin tidak dapat menyelesaikan setiap masalah di dunia. Namun, tanpa kerja sama kita, akan sulit untuk mengatasi berbagai persoalan dunia," tambah Xi.

Menurut Xi, China senantiasa membuka pintu lebar-lebar serta menyambut perusahaan-perusahaan AS yang ingin berinvestasi dan menjalankan bisnis di sana.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com