Viral . 07/11/2026, 08:05 WIB

Viral Camat Barusjahe Karo Pijak Punggung Staf Saat Lintasi Genangan Air Tuai Sorotan

Penulis : Ari Nur Cahyo  |  Editor : Ari Nur Cahyo

fin.co.id-- Jagat media sosial kembali gempar oleh rekaman video yang memperlihatkan aksi kontroversial seorang pejabat daerah di Sumatera Utara. Camat Barusjahe, Kabupaten Karo, mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah videonya saat menyeberangi genangan air banjir beredar luas dan memicu perdebatan sengit warganet.

Dalam potongan video singkat yang menyebar cepat di berbagai platform media sosial tersebut, sang camat tampak melintasi genangan air tanpa membasahi kakinya. Sebagai gantinya, ia menggunakan punggung salah seorang bawahannya yang sengaja membungkuk di tengah genangan air sebagai pijakan langkah.

Aksi menjadikan tubuh staf sebagai penopang fisik tersebut langsung memancing beragam tanggapan dari netizen. Sebagian besar pengguna internet menyayangkan tindakan sang pejabat yang mereka nilai kurang mencerminkan etika kepemimpinan yang ideal.

Unggahan video tersebut langsung memanen ribuan komentar dari warganet hanya dalam hitungan jam. Banyak pihak yang menilai tindakan menginjak punggung bawahan sebagai bentuk perlakuan yang kurang menghargai martabat sesama pekerja, terlebih dalam hierarki instansi pemerintahan.

Publik menilai bahwa seorang pimpinan daerah seharusnya memberikan teladan kesederhanaan dan empati ketika menghadapi situasi darurat di lapangan, termasuk saat meninjau lokasi bencana atau genangan air. Hubungan antara atasan dan bawahan di lingkungan birokrasi semestinya berdiri di atas asas saling menghormati dan profesionalisme.

"Tindakan seperti ini sangat tidak pantas dipertontonkan oleh seorang pejabat publik. Mengapa tidak menerjang air bersama-sama atau menggunakan sarana lain yang lebih layak?" tulis salah seorang warganet di kolom komentar.

Kritik tajam terus mengalir dari masyarakat yang menganggap aksi tersebut memperlihatkan superioritas pejabat terhadap staf bawahannya di ruang terbuka.

Narasi Pembelaan: Bentuk Bantuan Spontan di Lapangan

Kendati gelombang kritik meramaikan kolom komentar, perdebatan di ruang publik ternyata tidak berjalan satu arah. Tidak sedikit pula warganet yang memberikan pandangan berbeda dan mencoba melihat kejadian tersebut dari sudut pandang yang lebih netral.

Sejumlah pihak menilai publik tidak boleh terburu-buru mengambil kesimpulan negatif tanpa memahami konteks utuh di lokasi kejadian. Mereka menganggap tindakan bawahan yang membungkuk untuk membantu atasannya merupakan bentuk inisiatif spontan atau kerja sama di lapangan yang tidak didasari oleh paksaan.

"Ini sih hal yang normal dalam situasi darurat di lapangan. Bawahan niatnya membantu, bukan dihina atau dipaksa. Kalau melihat dinamika di video, kondisi mereka baik-baik saja dan tidak ada unsur intimidasi. Jangan menggiring opini yang menyesatkan," ujar salah satu warganet yang membela aksi tersebut.

Kelompok warganet yang membela beranggapan bahwa interaksi dalam video tersebut mencerminkan keakraban atau aksi kepekaan staf dalam merespons situasi sulit di lapangan, sehingga tidak perlu dibesar-besarkan menjadi isu pelanggaran etika yang berat.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com